

Aceh Utara
Dugaan...
Aceh Utara – ANP : Alokasi Dana Gampong (ADG) tahun 2012 untuk operasi...
Banda Aceh
Aceh Kelola Dana Otsus...
BANDA ACEH - ANP: Sejak 2008 sampai 2013, Aceh mengelola dana otonomi...
Pidie
Juru Bicara Partai Nasional...
Pidie- ANP: Juru Bicara Partai Nasional Aceh (PNA), Thamren Ananda men...
Aceh Tengah
A2C Banda Aceh Study...
Banda Aceh –ANP: Atjeh Analysts Club (A2C) Banda Aceh adakan study tou...
Simeulue
Simeulue mampu produksi 740...
PRODUKSI buah cengkeh kering untuk satu kali panen raya milik petani d...
Lhokseumawe
PT Alfa Scorpii Yamaha...
Lhokseumawe-ANP: PT. Alfa Scorpii Yamaha Medan akan memberikan bantuan...
Langsa/Aceh Timur
Kadis Pendidikan Gelar Sosialisasi...
Aceh Timur-ANP. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Timur,Abdul Munir,SE,MA...
Bireuen
43 Persen Anggaran Dinas...
Bireuen,ANP: Alhamdulillah semua masyarakat berdoa agar pihak Dinas Pe...
Aceh Barat
Pemerintah Diminta Serius Tanggani...
CALANG - ANP: Anggota DPRK Komisi C Kabupaten Aceh Jaya, Saudi meminta...
Sabang
‘Tidak Ada Larangan’, Gula...
Sabang – ANP: Sebagai kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas (F...
KIP Aceh Timur Belum Bayar Honor PPK Dan PPS
- Details
- Written by Redaksi ANP
- Category: Daerah
Aceh Timur-ANP: Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur hingga saat ini belum membayar honor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Aceh Timur. Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Idi Rayeuk, Rahmat Hidayat mengatakan, honor yang berlum dilunasi tersebut terhitung sejak April hingga Mei 2012.
“Sudah seharusnya KIP membayar honor kami karena Pilkada juga sudah selesai,” kata Rahmat, Minggu 1 Juni 2012.
Kondisi ini, kata Rahmat, menyulitkan petugas PPK. Sebab, petugas PPS selalu menanyakan honor atau jerih payah mereka selama dua bulan pada PPK. “Bagaimana mau kami bayar honor PPS, sementara KIP Aceh Timur belum menyalurkan atau membayarkan kepada PPK,“ ujar Rahmat.
Rahmat mengaku sudah menanyakan hal ini pada Sekretariat KIP Aceh Timur. “Sekretariat KIP menjawab masih menunggu dana sharing dari Pemerintah Aceh,” kata Rahmat.
Itulah sebabnya, Rahmat berharap kepada Pemeritah kabupaten Aceh Timur agar meyikapi persoalan ini dengan serius.(ap)


